Transformasi Manajemen Pendidikan Di Wilayah Pesisir Inhil: Analisis Dinamika Sosial-Ekonomi Masyarakat
DOI:
https://doi.org/10.61672/judek.v13i2.3406Keywords:
Tata kelola pendidikan, transformasi institusional, masyarakat pesisir, partisipasi komunitas, Indragiri HilirAbstract
This study reveals that changes in education governance in the coastal areas of Indragiri Hilir Regency occur substantially through the implementation of participatory and collaborative models involving educational institutions, communities, and local government. This paradigm shift is characterized by three key innovations: modification of academic schedules adapted to the economic cycles of fishermen and coconut cultivation; integration of local maritime wisdom values into the curricular system; and strengthening of synergy among educational institutions, students' families, and coastal communities. The main driving elements include increased community expectations toward education, livelihood diversification, and expansion of digital access in coastal areas. Constraints encountered include limited educational facilities, volatility of fishermen families' income, and high student mobility affecting learning continuity. These changes yield positive impacts on improving academic participation, curriculum relevance to local realities, and efficiency of educational institution management. Nevertheless, the sustainability of this transformation requires education policies responsive to the socio-economic characteristics of the coastal communities of Indragiri Hilir.
References
Ahmad, A. (2023). Efektivitas kepemimpinan dalam meningkatkan layanan mutu pendidikan. Jurnal Edukasi, 7(2), 1–10.
Andriani, R., & Kasim, A. (2019). Faktor sosial-ekonomi dan putus sekolah anak nelayan di wilayah pesisir. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 25(2), 142–158.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Indragiri Hilir. (2022). Statistik Daerah Kabupaten Indragiri Hilir 2022. BPS Kabupaten Indragiri Hilir.
Badan Pusat Statistik Provinsi Riau. (2024). Produk Domestik Regional Bruto Provinsi Riau Menurut Lapangan Usaha 2019–2023. BPS Provinsi Riau.
Bappeda Kabupaten Indragiri Hilir. (2018). Analisis daya saing sektor perikanan di Kabupaten Indragiri Hilir. Jurnal Selodang Mayang, 4(2), 13–18.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Dahuri, R. (2018). Pembangunan ekonomi kelautan dan kemaritiman dalam perspektif ekonomi biru. IPB Press.
Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir. (2023). Profil Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir 2023. Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir.
Fattah, N. (2019). Ekonomi dan pembiayaan pendidikan. Remaja Rosdakarya.
Hafizi, M. Z. (2024). Pembelajaran multikultural di wilayah perbatasan: Strategi integrasi budaya dan penguatan identitas lokal. Jurnal Edukasi, 8(3), 1–25.
Hermawan, D., Suryadi, A., & Budimansyah, D. (2023). Transformasi manajemen sekolah dalam konteks masyarakat pesisir: Kajian literatur. Jurnal Administrasi Pendidikan, 30(1), 28–42.
Hidayati, N., Widiansyah, A., & Sugiarto, B. (2020). Mobilitas penduduk dan dampaknya terhadap kontinuitas pendidikan anak di wilayah pesisir. Jurnal Sosiologi Pendidikan, 18(3), 218–232.
Mahmud, H., Hamzah, A., & Usman, M. (2021). Strategi pengelolaan pendidikan berbasis kearifan lokal di sekolah pesisir. Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan, 4(2), 174–185.
Nurkholis. (2018). Manajemen berbasis sekolah: Teori, model, dan aplikasi. Grasindo.
Pratama, N. Z. (2020). Nilai–Nilai Permainan Tradisional Di Sekolah Dasar Negeri 09 Sungai Pangkur. Jurnal Olahraga Indragiri, 4(1), 128-155.
Pusat Asesmen Pendidikan, Kemendikbudristek. (2023). Laporan Nasional Hasil Asesmen Kompetensi Minimum 2023. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Rivai, V., & Murni, S. (2020). Education management: Analisis teori dan praktik. Rajawali Press.
Rosyada, D. (2019). Paradigma pendidikan demokratis: Sebuah model pelibatan masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan. Kencana.
Safitri, A., & Hidayat, R. (2022). Tantangan pendidikan di wilayah pesisir: Studi kasus Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, 9(1), 85–98.
Saragih, M. J. (2021). Teori ekologi Bronfenbrenner dan implementasinya dalam pendidikan. Jurnal Ilmu Pendidikan, 13(1), 76–88.
Satria, A. (2019). Pengantar sosiologi masyarakat pesisir. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Suryadi, A., & Budimansyah, D. (2020). Partisipasi orang tua dalam pendidikan anak di daerah pesisir: Tantangan dan peluang. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 129–144.
Suyanto. (2022). Pendidikan, perubahan sosial dan keadilan. Tiara Wacana.
Tilaar, H. A. R. (2018). Perubahan sosial dan pendidikan: Pengantar pedagogik transformatif untuk Indonesia. Rineka Cipta.
Widodo, S., Rahmawati, N., & Kusuma, H. (2022). Digitalisasi pendidikan di wilayah pesisir: Peluang dan tantangan. Jurnal Teknologi Pendidikan, 14(3), 195–210.
Wilastara, D., Putra, E. S. I., Antoni, P., & Pratama, N. Z. (2025). Sosialisasi Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Pada Tingkat Pendidikan di Kecamatan Kempas. CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin, 3(2), 32-38.
Yin, R. K. (2020). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.

