Implementasi Model Pembelajaran Intruksi Tidak Lansung Pada Penguasaan Servis Sepak Takraw di Kalangan Atlet Kota Bandung
DOI:
Keywords:
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh Indirect Instruction terhadap penguasaan servis sepak takraw pada 20 atlet Kota Bandung yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Penelitian kuantitatif eksperimental ini menerapkan desain One Group Pretest–Posttest dengan instrumen tes ketepatan servis berdasarkan rentang skor 0–3. Perlakuan dilaksanakan sebanyak delapan kali pertemuan (frekuensi 2 kali/minggu, durasi 80 menit/sesi). Pengolahan data dilakukan melalui uji deskriptif, uji normalitas Shapiro–Wilk, dan paired sample t-test. Penelitian ini mencatat peningkatan rata-rata skor dari 15,80 pada pretest menjadi 19,70 pada posttest (selisih 3,90 poin). Berdasarkan hasil paired sample t-test pada data berdistribusi normal, diperoleh nilai t = -5,059 (p < 0,001), yang menunjukkan perbedaan signifikan pada penguasaan servis sebelum dan sesudah intervensi. Dapat disimpulkan bahwa penerapan Indirect Instruction dapat menjadi salah satu alternatif pendekatan latihan yang mendorong atlet aktif mengeksplorasi, mengevaluasi, dan memperbaiki keterampilan servis sepak takraw.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Olahraga Indragiri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Use of articles will be governed by the Creative Commons Attribution - ShareAlike license as currently displayed on Creative Commons Attribution - ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA)










