Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Briket dari Sampah Upakara di Desa Adat Kedongan Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung-Bali

Authors

  • I Wayan Suanda Universitas PGRI Mahadewa Indonesia
  • I Ketut Widnyana Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • Kadek Intan Rusmayanthi Universitas Ngurah Rai
  • Agustinus Dei Universitas PGRI Mahadewa Indonesia
  • Kadek Yuniari Suryatini Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61672/cemara.v4i1.3541

Keywords:

Pemberdayaan, alih teknologi, sampah upakara, briket, peningakatan pendapatan

Abstract

Keindahan alam Bali dengan kehidupan sosial religius disertai tatanan kehidupan sosial umat Hindu yang mayoritas dianut masyarakat Bali menjadi tujuan wisata. Kunjungan wisatawan ke Bali yang terus meningkat memberikan kesempatan untuk tumbuhnya lapangan kerja. Kesempatan berusaha yang tinggi melahirkan ide, daya cipta, dan kreasi untuk beraktivitas bagi memasyarakat. Peningkatan taraf hidup masyarakat Bali dapat menghidupkan kesenian, adat, sosial budaya dan menjalankan kegiatan spiritual keagamaan dengan mengadakan upakara/upacara. Aktivitas kehidupan yang terus meningkat disertai munculnya kesenian yang mendukung kepariwisataan dapat menghasilkan suatu bahan sisa berupa limbah atau sampah. Sampah organik yang dihasilkan dari aktivitas upakara/upacara dan aktivitas kepariwisataan volumenya terus bertambah dan menumpuk di tempat pengelolaan sampah sementara (TPS) maupun di TPS3R yang dikhawatirkan dapat memberi kesan negatif terhadap pariwisata Bali, mengganggu kesehatan dan lingkungan. Untuk mengurangi tumpukan sampah dan terjaganya lingkungan bersih diperlukan tata kelola sampah berbasis sumber melalui pemberdayaan masyarakat dengan alih teknologi agar menjadi bernilai ekonomi untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Tim dosen pengabdian dari beberapa perguruan tinggi memberikan solusi alternatif, yaitu: “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Briket Sampah Upakara”, dengan alih teknologi berupa pembuatan tungku pembakaran sampah organik menjadi Briket atau Bio-arang untuk menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini diikuti dengan antusias tinggi ditandai kehadiran peserta dengan diskusi dan meningkatnya pengetahuan serta keterampilan masyarakat tentang pengelolaan sampah menjadi briket.

Author Biographies

  • I Wayan Suanda, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

    Fakultas Sains dan Teknologi

  • I Ketut Widnyana, Universitas Mahasaraswati Denpasar

    Fakultas Pertanian dan Bisnis

  • Kadek Intan Rusmayanthi, Universitas Ngurah Rai

    Fakultas Ekonomi dan Bisnis

  • Agustinus Dei, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

    Fakultas Sains dan Teknologi

  • Kadek Yuniari Suryatini, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

    Fakultas Sains dan Teknologi

Downloads

Published

2026-06-18

How to Cite

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Briket dari Sampah Upakara di Desa Adat Kedongan Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung-Bali. (2026). CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin, 4(1), 145-152. https://doi.org/10.61672/cemara.v4i1.3541