Edukasi Anti-Bullying Melalui Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dan Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.61672/cemara.v4i1.3526Keywords:
Edukasi, Anti-Bullying, Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), Pendidikan Karakter, Sekolah DasarAbstract
Edukasi anti-bullying di Sekolah Dasar (SD) memiliki peran yang sangat penting dalam membangun budaya positif di kalangan siswa. Tujuan utama dari edukasi ini Adalah untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan mendukung perkembangan positif bagi siswa. Bullying dapat berdampak buruk pada kesehatan mental dan perkembangan sosial anak, sehingga upaya pencegahan sejak dini sangat diperlukan. Secara lebih detail, dampak bullying bagi siswa sekolah dasar meliputi gangguan kesehatan mental seperti kecemasan, depresi, dan rendahnya kepercayaan diri, serta penurunan prestasi akademik karena sulit fokus dan kurangnya motivasi belajar. Bagaimana strategi yang tepat untuk mengatasi perilaku bullying di SD? Dan bagaimana bentuk edukasi anti- bullying yang dapat diterapkan secara efektif di SD? Pertanyaan-pertanyaan ini menjadi dasar utama bagi pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SD GMIM 21 Manado. Guru dan stakeholder sekolah sering kesulitan untuk mengatasi perilaku bullying siswa, dan kurang mendapat informasi bagaimana cara mengedukasi yang aman dan sesuai harapan. Kegiatan PKM ini dirancang untuk memberi edukasi anti-bullying di SD dengan menggunakan pendekatan pembelajaran mendalam dan pendidikan karakter. Pendekatan pembelajaran mendalam menyentuh seluruh aspek termasuk karakter siswa di SD. Pendekatan ini digunakan sebagai bentuk edukasi anti- bullying bagi kepala sekolah, guru-guru, dan siswa SD GMIM 21 Manado. Dengan pendekatan ini iklim pembelajaran anti-bullying di SD GMIM 21 Manado dapat terwujud
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Stief Aristo Walewangko, Evi Martika D. Kasiahe, Eunike Mandolang, Anita Stephanie F. Warow, Fabyana Imelda Tamboto, Jelvi Monica Mangundap, Valentino Lumowa, Patrisia Hana Supit; Patricia Rumimpunu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





